Surabaya• Viralindonesia52.com
Satgas Pangan Polda Jawa Timur kembali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Pasar, pada Kamis (5/2/2026), salah satunya Pasar Pucang Anom Surabaya.
Sidak ini bertujuan untuk memastikan Kestabilan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) Jelang Ramadhan.
Maka Dirreskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol H.M Sihombing, S.I.K mengatakan, bahwa pihaknya akan terus memastikan untuk Harga Bahan Pokok di Pasaran tetap Stabil dan tidak melebihi HET yang sudah ditentukan Pemerintah, meski ada sedikit Kenaikan namun cenderung Stabil.
“Komitmen kami dari Satgas Pangan Polda Jawa Timur untuk turut Menjaga Stabilisasi Harga Bahan Pokok,” ujar Kombes Pol H.M Sihombing, S.I.K di Pasar Pucang Surabaya, pada Kamis (5/2/2026).
Terkait Kestabilan Harga, pihaknya dengan tegas mengatakan, bahwa tidak akan pandang bulu jika masih ada Oknum yang bermain terkait (Harga) pada Komoditas Pangan.
Kombes Pol H.M Sihombing, S.I.K juga menegaskan, bahwa akan melakukan Pengawasan secara menyeluruh di berbagai Daerah yang ada di Jawa Timur.
Sedangkan Hasil Sidak, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur terpantau Harga Bapokting di Surabaya Relatif Stabil, bahkan Cenderung ada Kenaikkan untuk beberapa Komoditas. Namun, hal itu tidak terlalu Signifikan.
Sementara itu, Andriko Noto selaku Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, yang juga hadir dalam Sidak tersebut mengapresiasi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur atas kerjasamanya dalam memantau Harga Sembako.
“Kami mengapresiasi Satgas Pangan Polda Jawa Timur yang sudah bekerja untuk membantu Masyarakat dalam menstabilkan Harga Bahan Pokok,” ungkap Andriko.
Bahkan dalam hal ini Andriko meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur untuk segera Menindak terhadap para Pengusaha yang Nakal.
Sehingga Badan Pangan Nasional juga menghimbau kepada seluruh para Pengusaha agar tidak Menaikkan Harga menjelang Ramadhan.
“Menghadapi bulan Suci Ramadhan tersebut, kami sekali lagi menghimbau kepada seluruh para Pengusaha agar tidak Menaikkan Harga,” tandas Andriko.
(Lisa/Bertus).


Posting Komentar
0Komentar