SURABAYA –Viralindonesia52.com.
Kuota siswa baru SMA Negeri 1 Surabaya tahun ajaran 2026/2027 berbeda dengan informasi yang dipublikasikan oleh website resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di spmbjatim.net.
Dalam Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Jawa Timur tahun 2026, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara pengumuman resmi untuk jumlah data kuota sekolah yang telah disahkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan informasi di SMA Negeri 1 Surabaya.
Berdasarkan situs resmi spmbjatim.net, data kuota sekolah yang tercantum untuk SMA Negeri 1 Surabaya sebesar 281 siswa. Artinya, terdapat selisih sebanyak 7 kursi yang belum diketahui kejelasannya.
Kepala SMA Negeri 1 Surabaya Dr. Muhammad Romli, S.Pd, M.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah Kehumasan, Ilham, mengatakan, “Siswa baru tahun ajaran 2026/2027 ada 8 Rombongan Belajar (Rombel), dengan rincian 1 Rombel 36 siswa per kelas, jadi untuk siswa baru total sebanyak 288 siswa,” katanya pada Rabu (15/7).
Saat dikonfirmasi ulang terkait perbedaan kuota sekolah dengan website spmbjatim.net. melalui pesan singkat WhatsApp untuk mendapatkan klarifikasi mengenai jumlah kuota sekolah. Namun Waka Kehumasan SMA Negeri 1 Surabaya tidak memberikan respons dan memilih bungkam hingga berita ini diturunkan.
Sekedar diketahui, saat ini baru tercatat sebanyak 288 siswa dari total 8 Rombongan Belajar (Rombel) yang dinyatakan lolos seleksi dihampir semua jalur SPMB, mulai dari jalur zonasi (domisili), afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali, prestasi hasil lomba, hingga jalur nilai prestasi akademik. (red)


Posting Komentar
0Komentar