NAPABALANO• Viralindonesia52.com
Jalan penghubung antara wilayah Lambiku dan Napalakura, Kecamatan Napabalano, yang sejak masa pemerintahan Wakinamboro sudah dalam kondisi rusak parah, hingga saat ini belum pernah mendapatkan perbaikan yang layak. Kondisi jalan yang berupa tanah berpasir, berlubang-lubang, dan tidak rata itu kini menjadi keluhan utama warga yang melintas setiap hari.
Kondisi jalan yang sangat buruk itu bahkan sudah mengancam keselamatan nyawa warga. “kalau ada ibu hamil mau melahirkan di tengah jalan ini karena perjalanan terhambat dan terguncang hebat,” ungkap Laode Ramuli, yang akrab dipanggil warga Ujang Kresek.
Kerusakan jalan ini juga sangat merugikan perekonomian warga. Hasil tangkapan ikan dari empang dan perairan sekitar sering kali rusak, terbuang, atau harganya anjlok sebelum sampai ke pasar — karena perjalanan yang terguncang hebat dan memakan waktu jauh lebih lama. Para petani dan nelayan kesulitan mengangkut hasil tangkapan ikan empang ke tempat penjualan dengan cepat dan dalam kondisi baik. Padahal ikan empang itu menjadi tumpuan harapan penghidupan banyak keluarga di kedua wilayah tersebut.
Menurutnya, jalan ini bukan sekadar jalan desa biasa — melainkan jalan penghubung yang sangat strategis dan menghubungkan dua wilayah bahkan dua kabupaten. Kerusakan yang dibiarkan bertahun-tahun sangat merugikan masyarakat, menghambat mobilitas warga, pengangkutan ikan empang, serta pelayanan kesehatan darurat.
Laode Ramuli menegaskan: “Pemerintah daerah harus segera turun tangan dan benar-benar memperhatikan nasib jalan penghubung ini. Jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini sudah seharusnya menjadi prioritas, bukan dibiarkan rusak begitu saja dari masa ke masa sampai bertahun-tahun.”
Warga berharap agar keluhan ini tidak sekadar terdengar, melainkan ada tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk segera menyusun rencana dan melaksanakan perbaikan jalan tersebut demi kenyamanan, keselamatan, serta kemajuan ekonomi masyarakat bersama.
( Biro kendari)


Posting Komentar
0Komentar